Tak Cukup Olahraga Saja, Jaga Kesehatan Jantung dengan Asupan Makanan Ini

Jakarta: Olahraga dan asupan makanan bergizi merupakan kunci jantung sehat yang tak terpisahkan. Namun, masih banyak orang berpikiran tak mengapa makan apapun, asalkan berolahraga. Hal tersebut, jelas keliru.

Makanan memberikan 60 persen kontribusi kepada tubuh, sementara olahraga 40 persen. Jadi, untuk mendapatkan jantung sehat, asupan makanan sehat tak boleh diabaikan.

Makanan yang padat nutrisi membantu meningkatkan kesehatan pembuluh darah secara keseluruhan. Sirkulasi darah yang baik sangat dibutuhkan, terutama bagi Anda yang mulai bertambah tua.

Berikut ini makanan terbaik yang baik untuk dikonsumsi sehari-hari agar jantung tetap sehat.

1. Oat

Oat mengandung serat larut yang dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah sehingga mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh secara keseluruhan.

2. Telur

Berbeda dengan anggapan umum yang menganggap telur sebagai makanan berkolesterol sehingga harus dihindari. Pada dasarnya memang benar telur mengandung kolesterol, tetapi jenis yang baik sehingga aman untuk dikonsumsi.

3. Ikan

Ikan memang sangat baik untuk kesehatan, dan ikan sarden diyakini merupakan jenis ikan terbaik untuk kesehatan jantung. Bukan hanya sumber protein, ikan juga sumber asam lemak omega 3 anti peradangan yang dapat membantu mengurangi peradangan dan risiko penyakit jantung hingga stroke.

4. Chickpea

Chickpea sering juga dikenal sebagai kacang Arab. Di Indonesia, kacang ini lebih mudah ditemukan dalam bentuk kalengan. Satu porsi chickpea (dan kacang, kacang polong atau lentil) dapat secara signifikan mengurangi kolesterol tidak sehat dan risiko penyakit kardiovaskular.

(DEV)

Donita Sarankan Ibu Hamil dan Menyusui Hindari Junk Food

Yogyakarta: Aktris dan presenter cantik Donita membeberkan rahasianya menjaga gizi dan nutrisi sang buah hati. Ibu dua anak ini rutin mengonsumsi suplemen.

“Ada beberapa bumil yang enek dan mual waktu hamil. Mau makan apa saja susah. Gizi dan Nutrisi jadi enggak terserap dengan baik,” ujar Donita saat menjadi pembicara di Kampanye Bunda Peduli Asupan Sehat (PAS)  yang diadakan oleh PT Kalbe Blackmores Nutrition di Yogyakarta, Sabtu 13 Oktober 2018.

Sejak awal kehamilan anak kedua, wanita asli Bandung ini kerap merasa mual dan muntah. Nafsu makan berkurang. Semua makanan yang masuk sering dimuntahkan kembali. Akibatnya gizi dan nutrisi tak terserap dengan baik.

“Waktu hamil anak kedua, saya selalu bawa kantong plastik ke mana-mana. Gara-gara sedikit-sedikit muntah,” kata dia.

Istri dari Adi Nugroho ini kemudian mengonsumsi Blackmores Pregnancy & Brest-Fedding Gold saat hamil anak kedua. Walau kini berstatus ibu menyusui, Donita tetap rutin mengonsumsi suplemen tersebut. Menurutnya ibu menyusui tetap butuh suplemen untuk meningkatkan kualitas ASI.

Donita menyarankan ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui) mengonsumsi suplemen, vitamin dan makanan sehat ketimbang junk food. Sebab suplemen membantu memenuhi gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh janin dan bayi.

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr Edo Raditya, Sp.OG mengatakan, sangat penting untuk menjaga asupan nutrisi si kecil selama 1000 hari pertama kehidupan. Setiap ibu diharapkan memahami pentingnya pemenuhan asupan gizi dan nutrisi si kecil sesuai angka kebutuhan gizi yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau nutrisi dan gizinya cukup, tumbuh kembangnya bisa optimal. Supaya nutrisi bisa terserap baik, bisa dibantu suplemen,” tuturnya.

Ibu hamil, lanjutnya, membutuhkan asupan asam folat sebanyak 400-600 mikrogram setiap hari untuk mencegah janin cacat. Sementara ibu menyusui membutuhkan 500 mikrogram. Selain itu bumil dan busi juga membutuhkan asupan kalsium, zat besi, Vitamin C, B1, B2, B3 dan Yodium. Seluruh nutrisi dan vitamin itu bisa didapatkan dari sayuran, buah dan lauk sehari-hari.

Sayangnya, tak banyak bumil dan busui yang mau makan sehat seperti sayur dan buah. Maka perlu diimbangi dengan minum suplement.

(ELG)

Ganti Kafein dengan 6 Makanan Ini

Jakarta: Semua orang memiliki kebiasaan di pagi hari, dan salah satunya adalah minum kopi untuk menjaga stamina seharian. Namun, tidak sedikit orang yang tidak bisa minum minuman berkafein seperti kopi dan teh.

Kafein sendiri memiliki manfaat bagi tubuh. Sebuah studi dari John Hopkins menemukan bahwa kafein dapat membantu meningkatkan ingatan. Peneliti Harvard melihat minum kopi empat cangkir sehari menurunkan risiko penyakit Parkinson. Tetapi, dampak kafein berbeda-beda pada setiap orang.

Bagi Anda yang tidak bisa mengonsumsi kafein atau membatasi asupannya, cobalah beberapa alternatif kafein berikut ini.

1. Carob
Carob sendiri lebih dikenal sebagai pengganti cokelat. Carob mengandung sejumlah besar pinitol yang memiliki efek mirip insulin, yang bekerjasama dengan mineral untuk meningkatkan energi.

2. Air
Seperti diketahui, tubuh manusia sangat membutuhkan air. Air akan membantu Anda merasa lebih waspada, karena dehidrasi ringan saja sudah dapat menyebabkan kelelahan. Mulailah hari dengan segelas besar air putih untuk menghidrasi tubuh.

3. Teh peppermint
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi peppermint bisa memberi kesegaran tersendiri. Selain itu, peppermint dapat membantu meningkatkan kinerja olahraga dan konsentrasi oksigen otak.

4. Ginseng
Ginseng digunakan sebagai tonik penambah energi yang dapat melengkapi fungsi organ dalam tubuh dan mempertajam. Ginseng kini digunakan untuk meningkatkan konsentrasi, ingatan dan daya tahan tubuh.

5. Vitamin B
Kekurangan vitamin B dapat menyebabkan masalah suasana hati, kelelahan dan konsentrasi yang buruk. Pastikan Anda mengonsumsi makanan kaya vitamin B seperti daging tanpa lemak, kacang, biji-bijian.

6. Kacang
Kacang mengandung karbohidrat, lemak dan protein yang dapat membuat Anda kenyang dan berenergi lebih lama. Ini karena kacang menyeimbangkan bahan bakar karbohidrat dengan efek lemak dan protein yang mengenyangkan dan menyeimbangkan gula darah.

(ELG)

Tiga Cara Ini Bisa Meningkatkan Gairah Seks

Berikut adalah beberapa tips keseharian untuk meningkatkan stamina. (Foto: Pablo Merchán Montes/Unsplash.com)

Jakarta: Kehidupan seks yang sehat bermanfaat pada kesehatan secara umum. Namun, beberapa alasan membuat aktivitas seks tak bisa rutin atau terganggu. 

Bagi Anda yang mengalami masalah kehidupan seks, berikut adalah beberapa tips keseharian untuk meningkatkan stamina.

1. Pola makan seimbang
Pola makan seimbang penting untuk kesehatan dan mencegah penyakit. Sama halnya dengan seks, pola makan yang sehat dan bergizi dapat meningkatkan gairah seks. Konsumsi makanan sehat menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Sementara, hormon angka sehat berperan penting dalam cairan seks. 


(Berbagai makanan kaya vitamin E seperti biji-bijian atau kacang-kacangan memasok aliran darah yang sehat ke daerah panggul dan alat kelamin sehingga memungkinkan seseorang untuk memiliki kinerja seksual yang lebih baik. Foto: Tetiana Bykovets/Unsplash.com)

(Baca juga: Apakah Posisi Bercinta Penting?)

2. Makanan peningkat endorfin
Ketika seseorang merasa sedih atau depresi, keinginannya untuk berhubungan seksual pun menurun. Olah karena itu makanan penunjang seperti buah kering, polong, dan biji-bijian dapat membantu meningkatkan produksi hormon endorfin, yang meningkatkan gairah seks dan melepaskan stres. 

3. Konsumsi vitamin E
Tak hanya bagus untuk kulit, vitamin E juga dapat meningkatkan gairah seks dan mengobati disfungsi ereksi. Vitamin E memasok aliran darah yang sehat ke daerah panggul dan alat kelamin sehingga memungkinkan seseorang untuk memiliki kinerja seksual yang lebih baik. Berbagai makanan kaya vitamin E adalah produk susu, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, sayuran, dan ikan.

(TIN)